INDONESIA Penopang Perekonomian Dunia

Sangatlah menakjubkan apabila disebutkan bahwa Negara Indonesia merupakan penopang penting perekonomian dunia. Hal tersebut disebabkan karena besarnya jumlah penduduk Indonesia yaitu berkisar 200 juta jiwa. Jumlah tersebut menepati urutan ketiga di dunia. Seharusnya jumlah yang demikian besarnya ini menjadi element penting perekonomian dunia sebagai produsen. Akan tetapi kenyataan saat sekarang adalah Indonesia itu menjadi “konsumen” dari berbagai Negara-negara produsen lainnya. Sangatlah ironis melihat realita yang terjadi yang sekarang. Sehingga Negara lain selalu membidik Negara kita dengan diberikannya produk-produk baru yang semakin mematikan pasar produksi dalam negeri.
Kalau saja kita menyadari kelemahan yang ada, selayaknya kita harus berbenah diri menjawab segala fenomena tersebut. Bagaimana cara merubah mind set “bangsa” ini kearah kemandirian yang berfokus pada bangsa produktif. Sehingga kita tidak
selalu tergantung pada pasokan barang dari luar negeri. Inilah yang harus kita sadari dan kita ubah. Bentuk riil dari konsep tersebut adalah menjadikan sebagian besar penduduk sebagai pengusaha-pengusaha sukses. Saat sekarang ini jumlah pengusaha di Indonesia berkisar 0,01 % saja (RRI-Aspirasi Merah Putih, 9 okt 2012). Jumlah yang sangat kecil untuk menjadi bangsa produktif.
Peran kaum muda sangatlah besar dalam menuju restorasi bangsa, sehingga nantinya akan terwujud jutaan pengusaha di Indonesia. Jika saja pemerintah mendorong terlaksananya gerakan pengusaha Indonesia dengan serius, maka dapat dipastikan Negara ini dapat menjadi Negara adi daya. Mind set bangsa yang hanya menjadi pekerja ini harus kita rubah.
Keadilan social yang selalu dicitakan oleh para pendiri Negara, akan semakin dekat tercapai apabila penduduk Indonesia mapan secara ekonomi. Menjadi pengusaha adalah sebuah pilihan bagi kesejahteraan dan kemartabatan diri dan bangsa. Dan para pemuda-lah yang menjadi “big force” menjadi pengusaha-pengusaha baru. Yakinlah bahwa kekuatan pemuda mampu merubah sebuah system yang sedang kacau balau. Kita tengok peristiwa 1928, 1966 dan yang terkahir 1998, pemuda lah yang berperan disitu.
Mari merubah mind set kita kearah bangsa produktif melalui gerakan-gerakan menjadi pengusaha muda. “berilah aku 100 orang tua aka akan kupindahkan gunung, dan berilah aku 10 pemuda maka akan kuguncangkan dunia” (Soekarno).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s